Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) transisi mulai hari ini
2. Mencuci Tangan
3. Menjaga Jarak Aman
4. Merapat kepadaNYA
5. Menggunakan Video Conference,
Video Conference adalah komunikasi 2 arah baik Audio maupun Video. Blog ini akan saya paparkan tentang dunia video conference. baik video conference yang tradisional maupun video conference sekarang.
Google membatalkan rencananya untuk membatasi penggunaan gratis Google Meet hanya 60 menit yang berlaku mulai 1 Oktober. Layanan video conference ini kini bisa dipakai seharian buat rapat online secara gratis hingga Maret 2021.
Google mengungkapkan alasan pembatalan ini karena banyak
orang yang sulit bertemu langsung di era pandemi Covid-19 ini dan layanan video
memainkan peran penting agar bisa tetap terhubung.
Apalagi saat ini sebagai penduduk dunia sedang menanti musim
liburan dengan sedikit perjalanan yang bisa dilakukan karena dampak dari pandemi
Covid-19.
"Kami ingin terus membantu mereka yang mengandalkan
Meet untuk tetap terhubung selama beberapa bulan mendatang. Sebagai tanda
komitmen kami, hari ini kami melanjutkan panggilan Meet tanpa batas dalam versi
gratis hingga 31 Maret 2021 untuk akun Gmail," jelas Samir Pradhan, Group
Product Manager Google Meet dalam keterangan pers, Rabu (30/9/2020).
Informasi saja, Google menggratiskan Google Meet sejak April
2020 untuk memudahkan mereka yang tak bisa bertemu langsung. Layanan ini bisa
menampung 100 peserta dalam satu rapat online.
Syaratnya pengguna hanya perlu memiliki akun Gmail.
Sebelumnya, Google Meet hanya bisa digunakan oleh pemilik akun G Suite. Langkah
ini dianggap sebagai salah satu cara meningkatkan pengguna dalam waktu cepat.
Maklum pengguna Gmail sudah mencapai miliar akun.
LOGITECH ZONE WIRELESS HEADSETS
Istilah Video Conference mungkin sudah tak asing lagi di telingamu. Ya, saat ini, berbagai instansi yang terpaksa melakukan kegiatan mereka dari rumah seringkali menggunakan video conference untuk tetap terhubung dengan rekan atau anggota lain. Ada berbagai media yang digunakan untuk melaksanakan meeting atau video conference, salah satunya adalah Zoom Meeting.
Zoom adalah aplikasi buatan miliarder, Eric Yuan, yang dirilis pada Januari 2013. Sebelumnya Eric Yuan sebelumnya membuat aplikasi WebEX yang sudah di akusisi oleh cisco. Selain itu aplikasi Zoom juga dapat diakses melalui website, baik untuk OS Mac, Windows, Linux, iOS, dan Android.
Mungkin kamu sudah mulai merasakan bahwa Work from Home alias WFH tak lagi menjadi kebiasaan, melainkan sudah menjadi budaya bagi mereka yang cukup beruntung mendapatkan kesempatan ini. Meski tak semua orang dapat merasakan WFH akibat dampak COVID-19, namun setidaknya sejak 12 April 2020 sudah lebih dari 3,7 ribu perusahaan di Indonesia ikut menerapkan WFH.
Dan melengkapi ruangan meeting dengan perangkat camera untuk ruangan meeting dan sesuaikan dengan kondisi ruangan. Agar lebih mudah mengoperasikannya lebih baik menggunakan zoom room.
Configurasi Logitech Swytch untuk solusi meeting room
| Tambahkan teks |
Beradaptasi dengan pandemic Covid-19 tidak hanya dilakukan dengan membudayakan hidup bersih, namun proses belajar mengajar di berbagai tingkat pendidikan juga harus beradaptasi. Pandemi Covid-19 telah memaksa seluruh civitas academica INSTIPER untuk beradaptasi dengan cara perkuliahan daring sejak Maret 2020 lalu untuk mencegah penularan Covid-19.
Mau tidak mau, siap tidak siap, perkuliahan daring harus dilaksanakan.
Untuk meningkatkan pelayanan pembelajaran daring INSTIPER Yogyakarta telah membangun fasilitas studio virtual conference sebagai bentuk keseriusan dan kesiapan INSTIPER dalam melaksanakan kuliah daring, yang sebenarnya sudah mulai dipersiapkan sejak awal tahun 2020 sebelum pandemi Covid-19 terjadi dan dipercepat dengan adanya pandemi ini. Studio virtual conference yang terletak di lantai 3 gedung Perpustakaan Pusat INSTIPER tersebut terdiri dari 3 studio meeting room personal dan 1 studio utama. Pada setiap studio telah dilengkapi dengan peralatan yang menunjang perkuliahan daring seperti: smart TV, kamera, dan mini PC, microphone, dan pen tablet. Pada saat ini juga sedang dibangun 2 studio ukuran medium yang dapat digunakan untuk perkuliahan, seminar, dan ujian online serta kepentingan video conference lainnya.
Dian Pratama Putra selaku pengelola studio virtual conference dan ketua tim video conference menyampaikan, “Studio utama memiliki kapasitas 10-15 orang yang dilengkapai dengan smart TV berukuran 75”, kamera video conference, microphone, dan flip chart. Sedangkan pada studio personal yang memiliki ukuran ruangan 2x2 meter dapat digunakan oleh dosen untuk kuliah secara personal yang dilengkapi papan tulis selayaknya kuliah tatap muka yang diperlukan dosen untuk meningkatkan pemahaman mahasiswa, selain itu kami juga menyediakan pen tablet untuk membantu dosen untuk mencorat-coret layar presentasi”.
Maria Ulfah, Wakil Rektor Bidang Akademik, menjelaskan “Dengan dibangunnya prasarana studio virtual conference, diharapkan dosen dapat melaksanakan kuliah daring secara optimal. INSTIPER berusaha memfasilitasi sarana dan prasarana bagi dosen untuk dapat menjalankan kuliah online secara optimal di kampus. Namun jika dosen terpaksa harus menyelenggarakan kuliah daring secara mandiri dari rumah masing-masing kami juga memperkenankan hal tersebut, namun dengan tetap menggunakan standar studio virtual conference, demi menjaga kualitas pembelajaran”.
Selain membangun studio virtual conference, INSTIPER juga membangun kelas paralel yang memadukan kuliah daring dan luring. Pembangunan kelas paralel ini merupakan persiapan INSTIPER untuk c, dimana nantinya sebagian mahasiswa dapat mengikuti kuliah tatap muka atau luring di kelas bersama dosen dan sebagian lagi mengikuti kuliah daring dari luar ruang kuliah. Mahasiswa yang berada di luar kelas dapat mengakses materi kuliah yang sama yang didapatkan oleh teman-temannya di dalam kelas karena kuliah tersebut ditampilkan secara live sehingga mahasiswa dapat tetap mengikuti kuliah dari kos atau di area kampus INSTIPER. Pembangunan studio virtual conference ini juga dipersiapkan untuk mensikapi tuntutan era industri 4.0 maupun dalam rangka menyambut kampus merdeka dan merdeka belajar.
Kelas paralel ini dilengkapi dengan fasilitas berupa PC, kamera, microphone, layar dan LCD. Pada saat ini telah selesai dibangun 1 kelas paralel di Fakultas Pertanian dan sedang dikerjakan pembangunan 15 kelas paralel yang lain di Fakultas Pertanian, Teknologi Pertanian, Kehutanan, dan laboratorium.
“Pembangunan kelas paralel ini merupakan upaya untuk menuju hidup New Normal, dimana mahasiswa yang bisa mengikuti kuliah tatap muka hanya setengah dari kapasitas ruang sebelumnya. Ruang kelas yang sebelumnya digunakan untuk 40 mahasiswa, besok hanya diperkenankan diisi sebanyak 15-20 orang mahasiswa sehingga mahasiswa yang lain mengikuti kuliah secara daring”, terang Maria Ulfah.
Supaya pembelajaran daring dapat berjalan lancar, menurut Harsunu Purwoto selaku project owner Instalasi Backbone, INSTIPER saat ini juga telah memperkuat jaringan internet di kampus melalui pembangunan IT-Backbone dan pengadaan server. INSTIPER juga berencana memasang jaringan Internet menggunakan Wireless Radio di lingkungan kos mahasiswa yang dapat diakses oleh mahasiswa INSTIPER yang tinggal sekitar kampus hingga radius 5 km. Hal ini untuk menunjang perkuliahan daring pasca pandemi Covid19. Dengan demikian proses perkuliahan dapat berlangsung dengan baik.
sumber : http://www.instiperjogja.ac.id/main.php?hal%3DBerita%26id%3D275
As the use of video conferencing continues to grow, it’s important businesses have more choice when it comes to the video conferencing equipment they choose to deploy both in the office and for employees working from home. We’re excited to extend our Video Collaboration solutions with leader in visual display, Samsung, bringing together the industry’s most comprehensive display lineup including digital signage and desktop monitors. Together, with our wide variety of video conferencing solutions for both meeting rooms and personal desks, we’re delivering a powerful choice to businesses looking to transform conferencing rooms into more productive spaces.
The new joint solutions will include Samsung’s signage display, available in a wide range of sizes and screen types, including both standard and interactive displays, paired with a conferencecam such as Logitech MeetUp and Logitech Rally. Combining Samsung’s high quality visual display with our award-winning video and audio solutions, turns any space into an integrated workspace for optimized video conferencing.
“Partnering with Samsung gives us an opportunity to provide a better user experience when it comes to video conferencing from any type of workspace,” said Scott Wharton, Logitech Video Collaboration. “Combining our high quality video collaboration products with Samsung’s industry-leading displays is a great way to optimize collaboration in meeting rooms and beyond.”
“Globally, there is a growing need for enhanced collaboration solutions that can enable businesses to maintain continuity in the current landscape,” said Paul Kim, Vice President of Visual Display Business, Samsung Electronics. “We believe our partnership with Logitech, bringing together its dynamic video conferencing portfolio with Samsung’s unmatched visual display technology, can play a major role in shaping the future of work and we’re excited for what is to come.”
Kelebihan Google Meet didasarkan terhadap fitur-fitur
dimilikinya sejak awal diluncurkan. Kelebihan Google sendiri memiliki layanan
komunikasi video dengan beragam pilihan. Sebelumnya, Google memiliki dua
layanan komunikasi yaitu hangouts dan chat yang kemudian dikembangkan menjadi
layanan yang dapat digunakan untuk video converence.
Sementara itu, hangouts sebagai pendahulunya telah resmi
dihapus pada bulan Oktober 2019 yang lalu dan sudah tidak bisa digunakan lagi. Seperti
malu-malu, awalnya Google Meet diluncurkan secara diam-diam dan hanya
diterbitkan untuk para pengguna iOS saja.
Sampai pada Februari 2017 layanan komunikasi video ini resmi
diluncurkan untuk semua sistem operasi termasuk untuk Android. Pada masa
pendemi corona, Goole Meet menjadi salah satu layanan pertemuan virtual yang
diminati banyak orang selain dari zoom dan skype.
Adanya layanan baru tentu membawa fitur-fitur dan keunggulan
baru yang dapat membantu penggunanya baik perorangan atau bahkan perusahaan.
Lantas apa saja keunggulannya sehingga menjadi salah satu
aplikasi yang banyak digunakan, berikut ini beberapa fitur dan kelebihannya.
1. Kapasitas Peserta dan Penonton Live
Kapasitas peserta biasanya menjadi salah satu tolak ukur
penting bagi perusahaan atau komunitas untuk memilih layanan konferensi video
online. Hal ini tentu menjadi pertimbangan dari Google dalam menciptakan layannannya,
yaitu seberapa banyak peserta dapat ditampung dalam satu pertemuan.
Dalam hal ini, Google meet memiliki kapasitas dasar peserta
yang dapat ditampung sebanyak 25 orang, untuk selebihnya terdapat layanan
khusus dengan pembagian tertentu. Salah satu kelebihan Google Meet sendiri
adalah mampu menampung maksimal 250 orang dalam satu rapat online dan
membangikannya secara streaming kepada 100 ribu orang.
2. Kemudahan Penggunaan pada Sistem
Selanjutnya, dapat digunakan dalam sistem oprasi apapun dari
mulai Dekstop, Android ataupun iOS. Selain itu juga memiliki kemampuan
terintegrasi antara layanan web dengan aplikasi yang digunakan melalui
smartphone.
3. Penggunaan nomor dial-in
Penggunaan nomor dial-in ketika melakukan rapat online
menjadi kelebihan tersendiri yang dimiliki layanan dari Google ini. Terdapat
dua jenis pengamanan untuk penggunaan nomor dial-in, yaitu pengamanan standar
pada versi gratis dan perlindungan sandi pengguna pada versi G Suite
Enterprise.
Namun, secara umum pengamanan yang ada dilakukan melalui
sistem enkripsi terhadap semua pengguna yang melakukan panggilan.
Kelebihan Google Meet bagi perusahaan, instansi atau
komunitas, sistem yang terintegrasi dengan Gogle calendar akan semakin
memudahkan melakukan rapat online. Karena dengan layanan ini, pengguna dapat
melakukan panggilan rapat satu kali klik sesuai dengan jadwal yang sudah
ditetapkan.
Kemudian sistem yang terintegrasi dengan kecanggihan
Artificial Intelegence membuat Google meet mampu menghasilkan teks tertutup
yang dapat dimanfaatkan saat rapat.
5. Berbagai Layar untuk Rapat
Penggunaan layanan pertemuan virtual tentu perlu disesuaikan
dengan kebutuhan, pengguna individu dengan perusahaan dan atau komunitas tentu
berbeda. Dengan salah satu kelebihannyaini, semua kebutuhan yang sesuai dapat
terpenuhi, seperti melalui layar pertemuan yang dapat menyajikan berbagai hal. Penggunaan
layar dapat disesuaikan untuk kebutuhan persentasi, berbagi dokumen ataupun
spreadsheet.
Paket Layanan Google Meet
Jika Anda sebelumnya terbiasa menggunakan hangouts, tentunya
semua fitur yang ada bisa dinikmati secara gratis.
Berbeda dengan fitur ini, terdapat paket yang bisa Anda
pilih dan disesuaikan dengan kebutuhan, mulai dari paket gratis hingga
berbayar, berikut ini pilihannya.
1. Paket Gratis
Kelebihan Google Meet paket gratis cocok untuk para pengguna
individu atau komunitas kecil. Kapasitas yang disediakan pada layanan gratis
adalah 25 orang dalam 1 kali pertemuan.
Paket selanjutnya sebagai paket standar mengharuskan
pengguna membayar untuk bisa mendapatkan kelebihannya yang cocok untuk
pertemuan yang lebih besar. Salah satu kelebihan menggunakan paket G-Suite
Basic adalah kapasitas peserta yang mencapai 100 orang dengan mengeluarkan
biaya bulanan sebesar 6 dollar AS.
Kemudian paket G-Suite dengan kelebihan kapasitas peserta
hingga 150 orang dalam satu pertemuan online. Biaya yang perlu dikeluarkan
untuk mendapatkan fitur ini sebesar 12 dollar AS atau sekitar Rp 186.000 per
bulan, dan akan sesuai dengan kebutuhan rapat online besar.
4. Paket G-Suite Enterprise
Paket yang terakhir ini memberikan berbagai keleluasaan
penggunanya untuk menikmati berbagai layanan dalam melakukan rapat online. Seperti
dari sisi kapasitas yang peserta yang mencapai 250 orang untuk berkomunikasi
dan 100.000 orang penonton secara live streaming.
Selanjutnya kemampuan untuk menyimpan rekaman pertemuan ke
dalam Google drive secara gratis serta fitur lainnya dengan leluasa. Budget
yang harus dikeluarkan untuk menikmati layanan ini sebesar 25 dollar AS atau
kisaran Rp 388.000 per bulannya.
Itulah kelebihan Google meet yang dapat pengguna nikmati
ketika melakukan pertemuan atau rapat secara virtual menggunakan layanan milik
Google tersebut.